WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Tim nasional bola voli putra U-16 Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan dalam laga ketat lima set pada babak delapan besar Kejuaraan Bola Voli Asia U-16 2025. Bertanding di Nakhon Pathom, Thailand, Kamis (17/7), Indonesia menyerah dengan skor 2-3 (17-25, 20-25, 25-20, 25-17, 10-15).
Meski kalah, penampilan para pemain muda Merah Putih patut diapresiasi. Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah dan sempat memaksakan laga hingga set kelima setelah tertinggal dua set lebih dulu.
Bangkit Setelah Tertinggal
Pada dua set awal, dominasi Korea Selatan cukup sulit dibendung. Meski sempat memberikan perlawanan ketat, Indonesia kesulitan meredam serangan cepat lawan dan kerap kehilangan momentum di poin-poin krusial. Alhasil, Korsel mengamankan dua set pertama dengan skor 17-25 dan 20-25.
Namun, di set ketiga, tim asuhan Indra Wahyudi mulai menunjukkan kebangkitan. Melalui servis akurat dan spike tajam dari Raka Dwi Prasetyo dan rekan-rekan, Indonesia membuka keunggulan 9-6 dan terus memperlebar jarak hingga menang 25-20.
Kemenangan tersebut mengangkat moral tim, yang kemudian tampil lebih percaya diri di set keempat. Kombinasi blok efektif dan kesalahan minim membuat Indonesia memimpin 16-13, lalu menutup set keempat dengan kemenangan 25-17, sekaligus menyamakan skor menjadi 2-2.
Duel Sengit di Set Penentuan
Memasuki set kelima, tensi pertandingan meningkat. Kedua tim saling kejar-mengejar poin dengan selisih tipis. Sayangnya, Indonesia kehilangan momentum ketika satu servis gagal membuat Korsel unggul 11-9. Setelah itu, Korea Selatan mencetak poin-poin krusial tanpa balasan berarti dan mengunci kemenangan dengan skor akhir 15-10.

