Gagal ke Semifinal, Timnas Voli Putra U-16 Masih Berpeluang Rebut Peringkat 5 Asia
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Meski harus tersingkir dari perebutan tiket semifinal, tim nasional bola voli putra U-16 Indonesia masih memiliki peluang untuk mengakhiri Kejuaraan Bola Voli Asia U-16 2025 dengan catatan positif. Anak asuh pelatih Indra Wahyudi masih akan bertarung dalam babak klasifikasi peringkat 5–8 untuk memperjuangkan posisi kelima.
Indonesia sebelumnya menelan kekalahan tipis 2-3 dari Korea Selatan dalam laga babak delapan besar yang digelar di Nakhon Pathom, Thailand, Kamis (17/7). Kekalahan itu membuat langkah Merah Putih terhenti karena dua tiket semifinal dari Pul F telah diamankan oleh Iran dan Pakistan.
Target Realistis: Lima Besar Asia
Kendati gagal ke empat besar, peluang Indonesia untuk menutup turnamen dengan prestasi tetap terbuka lebar. Mereka akan menghadapi peringkat ketiga dari grup E dalam laga klasifikasi peringkat 5–8.
Jika mampu memenangi pertandingan tersebut, Indonesia akan melanjutkan ke pertandingan perebutan posisi kelima. Sebaliknya, jika kalah, tim muda Merah Putih akan bersaing untuk posisi ketujuh.
“Anak-anak sudah menunjukkan perjuangan luar biasa. Sekarang kami alihkan fokus ke laga klasifikasi. Target kami tetap realistis, yaitu bisa finis di lima besar,” ujar pelatih Indra Wahyudi dalam keterangannya usai laga kontra Korea Selatan.
Ajang Evaluasi dan Pembentukan Karakter
Kejuaraan ini juga menjadi ajang penting dalam pengembangan atlet muda. Performa apik seperti saat memaksa Korea Selatan bermain lima set menunjukkan bahwa potensi besar dimiliki para pemain U-16 Indonesia.
Turnamen ini sekaligus jadi evaluasi penting untuk pembinaan jangka panjang. Sejumlah nama seperti Raka Dwi Prasetyo mulai mencuri perhatian dengan permainan solid dan mental bertanding yang kuat di usia muda.
Dengan satu laga tersisa sebelum penentuan posisi, tim pelatih berharap para pemain bisa menjaga semangat dan fokus agar menutup turnamen dengan catatan membanggakan. (berbagai sumber/aar)
Editor: Andi Akbar