WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 31 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, salah satunya berada di wilayah Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (17/7/2025) siang. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yudha Hermawan mengatakan, dapur SPPG Kalsel yang berdiri di atas lahan seluas 1.200 meter persegi di Jalan Salak, Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru, ini menjadi salah satu dari dapur layanan gizi yang pembangunannya diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni hanya dua bulan setengah. "Kami berharap dalam waktu dekat dapur ini dapat beroperasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya para penerima manfaat yang telah kami data," ujar Kapolda. Baca Juga Mantan Staf Ahli Laporkan Dugaan Reses Fiktif Mantan Anggota DPD RI Kalsel Ia menjelaskan, SPPG ini memiliki tugas utama menyiapkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari program prioritas Presiden RI dan instruksi langsung Kapolri. "Nantinya, dapur ini akan melayani anak sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA, yang tersebar di wilayah Polda Kalsel. Saat ini, 13 sekolah telah masuk dalam cakupan layanan, dan akan terus diperluas seiring operasional dapur berjalan," beber Kapolda. Dari 13 Polres di bawah naungan Polda Kalsel, Irjen Pol Yudha menyebut sudah ada tiga yang siap menjalankan program ini, yakni Polres Tabalong, Tapin, dan Tanah Bumbu. "Ketiga Polres tersebut hanya tinggal menunggu proses verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara itu, tiga polres lagi tengah disiapkan di Tanah Laut, Kotabaru, dan Kabupaten Banjar, dengan target rampung tahun ini," tambahnya. Untuk mendukung kelancaran layanan, SPPG Kalsel juga telah merekrut dan menilai 57 relawan. Dari jumlah tersebut, maksimal 47 relawan akan ditugaskan sesuai dengan standar BGN. "Bangunan dan peralatan dapur pun telah memenuhi spesifikasi BGN, termasuk dua kendaraan operasional dengan kapasitas masing-masing 1.500 set alat makan," lanjut Irjen Pol Yudha. Kapolda Kalsel menegaskan, mereka menargetkan dapur ini sudah bisa mulai beroperasi pada bulan Juli ini, menunggu hasil akhir dari verifikasi BGN. "Kami siap, baik dari sisi fasilitas maupun SDM. Tinggal menunggu lampu hijau dari BGN, dan kami segera jalankan pelayanan," tutup Kapolda. (IKhsan) Editor Restu