WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Film terbaru Superman menuai pro dan kontra warganet internasional terkait isu dugaan dukungan ke Palestina dan menyindir penjajahan Israel dan Amerika Serikat terhadap Gaza. Sejumlah kreator konten TikTok mengatakan film yang baru saja dirilis pada 11 Juli 2025 lalu mengatakan film tersebut menyiratkan hal itu sehingga terkesan mendukung Palestina. TikToker bernama @blondebirchtree mengatakan film ini jelas merupakan karya yang paling pro Palestina yang pernah ditontonnnya. TikToker lainnya, @youseethisdonttellme juga mengatakan hal serupa. Mengutip berbagai sumber, Selasa (15/7/2025), film Superman yang dibintangi aktor berdarah Yahudi, David Corenswet ini diduga menyindir Israel dan AS terkait penjajahan mereka ke Palestina. Hal ini menuai perdebatan daring di antara para warganet. Mereka menilai ide cerita film ini seperti menyindir serangan yang dilakukan Israel ke Palestina, dengan pihak lain yang tampaknya memparodikan AS sebagai pendana penyerangan itu. Di film itu, Superman yang diperankan oleh David Corenswet terlibat dalam konflik antara dua negara fiktif, yaitu Boravia, sebuah negara yang memiliki militer dan persenjataan canggih di Eropa, dan Jarhanpur, negara tetangganya yang menjadi korbannya. Boravia diceritakan menyerang, membunuh dan mengebom warga sipil, keluarga, tempat pengungsian hingga anak-anak negara Jarhanpur. Presiden Boravia diceritakan mengatakan alasan penyerangan ini adalah untuk memerdekakan dan membebaskan rakyat Jarhanpur dari kediktatoran. Mereka yang sudah menonton film ini mengatakan sosok presiden Boravia sangat persis dengan kelakuan PM Israel, Benjamin Netanyahu terhadap rakyat Palestina yang sejak Oktober 2023 telah menggenosida lebih dari 58 ribu warga sipil Gaza. BACA JUGA: Trump Jadi Target! Iran Sesumbar Bisa Kirim Drone Bantuan Hantam Perut Presiden AS itu Saat Berjemur Di sisi lain, ada pihak ketiga yang mendanai perang tersebut dengan menyediakan dana untuk persenjataan dan perlindungan politik, yang kemudian disebut penonton persis seperti yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Israel. TikToker @youseethisdonttellme menambahkan bahwa jelas sekali di sini Boravia bak Israel yang dibekingi oleh AS untuk menjajah Palestina. "Misalnya seperti AS memberikan dana dan persenjataan untuk mengivasi dan mengambilalih tetangganya," katanya. Ada juga adegan dari warga Jarhanpur yang digambarkan hidup miskin namun tetap memiliki semangat juang dan melawan Boravia hanya dengan peralatan seadanya seperti kertas dan tongkat. Banyak warganet berdebat bahwa film ini menyuarakan penderitaan rakyat Palestina, namun sebagian lainnya menyebut ini tampaknya adalah proganda Zionis Israel dan AS, mengingat industri film Hollywood dikuasai oleh Yahudi. Tak hanya itu, mereka juga menilai rumah produksi film ini, yaitu Warner Bros juga diketahui selalu mendukung Zionis, demikian juga dengan film-film Superman terdahulu sehingga memunculkan dugaan dan kekhawatiran hasil penjualan tiket film ini sebenarnya adalah untuk mendanai genosida dan kepentingan politik Israel dan AS. Sementara itu, Sutradara film ini, James Gunn dilaporkan belum ada tanggapan terkait hal ini. (yayu) Editor: Yayu