Andi Asdar Soroti Jam Belajar Sekolah Swasta di Tanah Bumbu: “Anak-Anak Kehilangan Waktu Bermain!”
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Kebijakan pengaturan jam belajar di sekolah negeri Tanah Bumbu mendapat apresiasi dari Anggota DPRD, Andi Asdar Wijaya. Menurutnya, jadwal yang kini berlaku di sekolah negeri sudah ideal karena mempertimbangkan kebutuhan tumbuh kembang anak, terutama waktu bermain.
“Saya mengapresiasi pengaturan jam sekolah dasar negeri. Kelas 1 sampai 3 masuk pukul 08.00 hingga 12.30 WITA, sementara kelas 4 hingga 6 selesai pukul 13.45 WITA. Ini bagus,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Senin (14/7/2025).
Namun, ia menyoroti perbedaan signifikan yang masih terjadi di sekolah swasta. “Anak-anak di sekolah swasta pulang pukul 16.00 WITA. Itu terlalu lama, mereka bahkan bisa kehilangan waktu bermain,” tegasnya.
Asdar mengusulkan agar jam belajar sekolah swasta disamakan dengan negeri untuk menciptakan keseimbangan antara belajar dan bermain, terutama di jenjang sekolah dasar.
BACA JUGA:Damkar Banjarmasin Dikerahkan Cari Buaya di Sungai Jafri Zamzam, Netizen: “Umpani Ayam Mantah!”
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Dedi Teguh Effendi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya belum memiliki kewenangan mengatur jam belajar di sekolah swasta.
“Regulasi hanya mengatur batas minimal jam belajar hingga 13.45 WITA. Tidak ada batas maksimal. Jadi, sekolah swasta memiliki kebebasan dalam menambah jam pelajaran,” terangnya.
Ia menduga penambahan jam belajar di sekolah swasta dilakukan untuk meningkatkan kualitas akademik siswa. Namun, ia juga mengakui pentingnya regulasi yang lebih rinci.
“Kalau regulasi menyebutkan batas minimal, menengah, dan maksimal jam belajar, tentu kami bisa lakukan pembatasan,” tambah Dedi.
Rapat kerja tersebut merupakan bagian dari pembahasan Program Kerja Dinas Pendidikan Tahun 2025. Dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, H. Bobi Rahman, rapat ini juga memuat pemaparan capaian kinerja semester pertama tahun 2025.(Wartabanjar.com/haidar)
editor: nur muhammad