Menteri PPPA dan Menko PMK Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Santri di Kediri

WARTABANJAR.COM. JAKARTA – Dalam upaya memperkuat pemenuhan hak anak atas kesehatan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno meninjau langsung pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di dua pondok pesantren di Kediri, Jawa Timur, Minggu (13/7). Kunjungan ini berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri dan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri. Langkah ini menjadi bagian dari gerakan nasional memastikan anak-anak Indonesia termasuk para santri tumbuh sehat dan sejahtera.

Menteri PPPA menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang tidak sekolah, sakit, atau kelaparan. “Santri adalah anak-anak kita juga. Maka, kesehatan mereka jadi bagian dari tanggung jawab kita semua. Melalui PKG, kita bisa deteksi sejak dini potensi gangguan kesehatan agar tidak menghambat tumbuh kembang mereka,” ujar Arifah Fauzi.

Program PKG yang digelar sejak Februari 2025 kini memasuki tahap perluasan dengan menyasar lembaga pendidikan seperti sekolah, madrasah, dan pondok pesantren. Menurut Menteri PPPA, perluasan layanan ini akan meningkatkan jumlah masyarakat, khususnya anak-anak, yang mendapat pemeriksaan kesehatan secara gratis. Harapannya, program ini mampu mendorong peningkatan kualitas kesehatan sejak dini di lingkungan pendidikan.

Menko PMK, Pratikno, menambahkan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama bagi generasi muda untuk berkembang secara optimal. Menurutnya, tujuan utama PKG adalah langkah preventif, bukan hanya untuk mengobati, tetapi mencegah agar anak-anak tetap sehat dan bisa terus belajar tanpa hambatan. “Santri yang cerdas harus ditopang dengan tubuh yang sehat. Tanpa kesehatan, kecerdasan tak akan maksimal,” tegas Pratikno.