WARTABANJAR.COM, TABALONG – Sebuah video unggahan di Instagram mengungkap kisah memilukan dari Desa Talaga Itar, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong. Seorang warga harus menjalani hidup dalam bayang-bayang teror tiada henti dari tetangganya sendiri.
Bukan sekadar gangguan ringan. Sampah dilempar ke halaman rumah setiap hari, cacian dilontarkan tanpa sebab, dan bagian rumah dirusak seenaknya. Aksi biadab ini berlangsung terus-menerus, seolah tanpa takut hukum atau belas kasihan.
BACA JUGA:Kaki Seorang Cewek Terjepit di Gorong-Gorong Jalan A. Yani Banjarbaru, Dievakuasi Tengah Malam!
Meski korban sudah mengadu ke pihak berwajib, tindakan nyata yang memberi efek jera belum juga terlihat. Sang pelaku bebas berkeliaran, sementara korban hanya bisa menjalani hari-harinya dalam ketakutan dan tekanan batin.
“Rumah yang seharusnya jadi tempat paling aman, justru berubah jadi medan perang,” ungkap korban dengan suara gemetar dalam video yang viral tersebut.
Kini, warga setempat dan warganet mendesak aparat bertindak tegas agar kasus ini tidak menjadi contoh buruk bagi penegakan hukum di daerah. Sampai kapan korban harus hidup dalam penderitaan karena aparat abai?(Wartabanjar.com/_thinksmart.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad

