Duh! Ibu Rumah Tangga Jadi Kelompok Rentan HIV, 44 Kasus Baru di Banjarbaru
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Dalam kurun Januari hingga Juni 2025, sebanyak 44 orang dengan HIV (ODHIV) baru terdeteksi di Kota Banjarbaru.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang diketahui bukan warga ber-KTP Banjarbaru. Sementara itu, enam ODHIV dilaporkan wafat sepanjang tahun ini.
Data ini dihimpun dari 10 puskesmas dan 9 rumah sakit yang tersebar di Banjarbaru, menunjukkan bahwa penularan HIV masih menjadi tantangan serius di tengah masyarakat.
Baca Juga
Tipu Ratusan Juta Dalih Pengadaan Kitab, Oknum Ustadz di Banjarbaru Diamankan Polisi
Relawan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Banjarbaru, Edi Sampana, mengungkapkan salah satu kelompok rentan yang kini semakin banyak terpapar adalah ibu rumah tangga. Ironisnya, mereka bukan tertular karena perilaku berisiko pribadi, tetapi dari suami mereka sendiri.
"Penularan HIV bukan soal sah atau tidak sah hubungan seksualnya. Tapi soal kondisi hubungan tersebut apakah salah satu pasangan sudah mengidap HIV dan tidak memakai kondom," Jelas Edi, Rabu (9/7/2025) siang.
Ia menambahkan, banyak ibu rumah tangga tertular HIV karena suaminya telah lebih dulu terinfeksi, namun tetap melakukan hubungan seksual tanpa pengaman. "Hubungan itu sah sebagai suami-istri, tapi tetap bisa menularkan HIV jika suami mengidap virusnya," lanjutnya.
Edi juga menyoroti pentingnya edukasi kepada para suami, terutama dalam penggunaan kondom dan kesadaran akan risiko berganti-ganti pasangan.
"Hubungan seksual yang dilakukan tanpa kondom dengan pasangan yang memiliki riwayat seksual berisiko, seperi pekerja seks, waria, maupun pelaku kawin-cerai, sangat rawan menularkan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya," tegasnya.
Oleh karenanya, KPA Banjarbaru mengajak masyarakat, khususnya para pria, untuk lebih bertanggung jawab menjaga diri dan pasangan mereka.
"Deteksi dini, penggunaan kondom, serta kesetiaan pada pasangan menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan HIV di tengah masyarakat," pungkas Edi. (IKhsan)
Editor Restu