Dalam keterangannya, Kapolres Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa latihan menembak ini bukan hanya kegiatan olahraga biasa, tetapi juga sarana strategis untuk memperkuat soliditas dan kekompakan antar instansi.
BACA JUGA:Kades Bajuin: Stop Tambal Sulam, Saatnya Aspal Berkualitas dan Rambu Lalu Lintas Dipasang!
“Ini bukan sekadar ajang menembak, melainkan juga ajang mempererat tali silaturahmi antar Forkopimda. Jika kebersamaan kita kuat, maka koordinasi dalam pelayanan publik pun akan semakin baik,” tegasnya.
Disiplin dan Antusiasme Warnai Latihan
Sebelum kegiatan dimulai, peserta mendapatkan pengarahan teknis terkait keselamatan penggunaan senjata api. Latihan dilakukan secara bergantian dengan senjata laras pendek, di bawah pengawasan ketat tim panitia.
Para peserta terlihat antusias dan saling berbagi teknik menembak, menciptakan suasana yang santai namun tetap profesional.
Sinergi Forkopimda Kunci Stabilitas Daerah
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang peningkatan keterampilan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergitas antar lembaga pemerintahan, penegakan hukum, dan pertahanan.
“Latihan seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi yang efektif antar pimpinan daerah. Kita berharap kegiatan ini bisa rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah Tanah Laut,” ujar salah satu peserta.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur muhammad







