Heboh! Anak Buaya Muncul di Kuin Selatan, Diduga Korban Perdagangan Satwa Ilegal

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Kuin Selatan, Banjarmasin, dikejutkan oleh kemunculan seekor anak buaya di area sungai pada Jumat (4/7/2025). Temuan ini sontak memicu kegemparan, mengingat wilayah tersebut bukan habitat alami buaya.

Ketua Animal Rescue Banjarmasin, drh. Annang Dwijatmiko S, mengonfirmasi bahwa buaya tersebut bukan berasal dari alam liar, melainkan diduga kuat hasil dari praktik jual beli satwa ilegal.

“Informasinya sempat viral di grup WhatsApp. Tapi setelah kami selidiki, buaya itu ternyata hasil peliharaan ilegal, bukan buaya liar,” ujar Annang saat diwawancarai, Sabtu (5/7/2025).

Evakuasi dilakukan secara cepat oleh tim gabungan dari Polairud, Animal Rescue Banjarmasin, dan Pemkot Banjarmasin. Berkat koordinasi solid, anak buaya itu berhasil diamankan tanpa perlawanan.

BACA JUGA:Bupati HST Serahkan Bantuan ke 8 Parpol, Partai Demokrat Rp 281 Juta

“Setelah dicek di lokasi, buaya ini ternyata dipelihara tanpa izin resmi. Pemiliknya pun sudah mengakui hal tersebut,” tambah Annang.

Untuk sementara, buaya tersebut diamankan di lokasi karantina oleh Polairud. Pemeriksaan lanjutan kini tengah berlangsung untuk menelusuri asal-usul buaya tersebut, serta kemungkinan adanya jaringan perdagangan satwa ilegal di balik kasus ini.