Senada dengan itu, Kepala Bappelitbangda HST, Muhiddin, juga menekankan perlunya kerja sama dan komitmen dari seluruh anggota Pokja untuk menyusun strategi pembangunan yang tepat sasaran.
“Tanpa koordinasi yang solid, mustahil kita dapat menyusun perencanaan yang efektif dan menyeluruh. Kita perlu memperkuat data, perencanaan, dan pelaksanaan di lapangan,” ucapnya.
Selain sebagai forum koordinasi lintas sektor, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) yang menekankan prinsip partisipatif, kolaboratif, serta berwawasan lingkungan.
Upaya ini juga menjadi bentuk komitmen daerah dalam pengurangan sampah plastik dan pembangunan berkelanjutan. (Adew)
Editor Restu







