“Saya ikut truk fuso ke sana, butuh sekitar 19 jam perjalanan,” ungkapnya.
Setibanya di Jawa Tengah, MF langsung menemui temannya dan baru saat itulah ia menceritakan peristiwa yang dialaminya. “Belum ada kontak sebelumnya, saya baru cerita pas sampai di sana,” katanya.
Saat ditanya soal dugaan dalam pengaruh alkohol saat kejadian, MF mengakui sempat menenggak minuman keras. “Saya memang sempat minum saat di gudang, waktu buruh memuat semen ke dalam truk saya,” jelasnya.
Kini, MF menyatakan siap bertanggung jawab atas perbuatannya. “Saya siap menjalani hukuman,” tutupnya dengan menyesal. (IKhsan)
Editor Restu







