WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Awal Juli 2025 ini, Timnas Indonesia U‑17 menggelar training camp (TC) dengan fokus menyaring pemain berbakat, termasuk sembilan pemain diaspora yang akhirnya mendapat kesempatan bergabung. Kehadiran mereka menambah warna diaspora dalam skuad muda, sekaligus menunjukkan strategi PSSI untuk memperluas jangkauan scouting hingga pemain berdarah di luar negeri. Meski begitu, perhatian kini mengerucut pada Ilham Romadhona, gelandang muda dari Barito Putera, yang secara mengejutkan tak dipanggil untuk TC terbaru.
Riwayat Ilham Romadhona di Timnas
Ilham Romadhona sejatinya sempat menjadi bagian dari Timnas U‑17. Ia terpilih dalam skuad 23 pemain yang berlaga di Piala Asia U‑17 2025 di Arab Saudi, di bawah arahan pelatih Nova Arianto, bersama nama-nama seperti I Putu Panji Apriawan dan Mathew Ryan Baker. Namun setelah ajang itu, performa dan kecocokan skema tim membuat dia tak lagi masuk radar pelatih saat proses seleksi terbaru.
Kenapa Ilham Tak Dipanggil Lagi?
Secara resmi belum ada pernyataan dari PSSI atau pelatih, tetapi logika kompetisi menjelaskan bahwa pemanggilan di era “post-Piala Asia” lebih dinamis. Banyak pemain baru terutama sembilan talenta diaspora muncul dengan skill dan potensi berbeda. Tentu seleksi semakin ketat. Ilham kemungkinan perlu meningkatkan performa di level klub sebelum naik lagi ke tim nasional.
Peluang Pemain Diaspora
Sembilan pemain diaspora yang kini mengikuti TC jelas punya momentum emas. Mereka membawa warna berbeda pengalaman bermain di luar negeri, adaptasi gaya modern, hingga wawasan taktik internasional. Bagus atau tidaknya, pilihan pelatih Nova Arianto pada akhirnya bergantung pada kebutuhan tim jangka pendek dan panjang, seperti membentuk chemistry serta kesiapan turun di kompetisi besar seperti kualifikasi Piala Asia atau Piala Dunia U‑17.

