Rapat Paripurna DPRD Bahas Proyeksi Pendapatan Daerah dalam Perubahan APBD 2025 Rp3,32 T

Pemerintah Daerah memproyeksikan pendapatan dalam Perubahan APBD 2025 meningkat dari Rp2,92 triliun menjadi Rp3,32 triliun.

Kenaikan sebesar Rp398,57 miliar ini mencerminkan optimisme pemerintah daerah dalam menggali potensi sumber pendapatan.

Selain itu, Pemerintah juga mengusulkan peningkatan Belanja Daerah dari Rp3,38 triliun menjadi Rp4,12 triliun.

Angka ini naik sebesar Rp743,73 miliar atau 22 persen.

Perubahan belanja diarahkan untuk menyesuaikan dengan dinamika pelaksanaan anggaran hingga pertengahan tahun, serta memperkuat sinergi dengan kebijakan pusat.

Di sisi pembiayaan, penerimaan naik signifikan dari Rp462,43 miliar menjadi Rp837,59 miliar.

Kenaikan sebesar 81,13 persen ini menunjukkan strategi fiskal daerah dalam menjaga keseimbangan APBD.

Pengeluaran pembiayaan juga bertambah dari Rp10 miliar menjadi Rp40 miliar.

Sebagai penutup, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap DPRD dapat membahas Perubahan APBD 2025 secara komprehensif dan tepat waktu.

Eryanto Rais pun menekankan pentingnya sinergi antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dalam menyepakati rincian pendapatan dan belanja.

“Kami ingin APBD Perubahan ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

BACA JUGA: Miss Papua Pegunungan Merince Kogoya Didepak dari Miss Indonesia 2025 karena Mendukung Israel

Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani didampingi Wakil Ketua I, H. Hasanuddin.