Peringatan haul ini bukan sekedar mengenang jasa dan keteladanan sang ulama, kehadiran pemerintah dalam peringatan haul ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Banua.
Selain itu, haul ini juga menjadi pengingat bagi generasi sekarang akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan spiritual serta budaya Islam yang telah ditanamkan oleh para ulama terdahulu di Bumi Kalsel.
Gubernur Kalsel, H. Mihidin mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum haul sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperdalam ilmu agama.
“Mari kita jadikan peringatan haul ini sebagai wadah memperkuat tali silaturahmi antar sesama umat Islam dan memperkaya pemahaman kita terhadap ajaran agama,” ujar Gubernur H. Muhidin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kalsel, Ahmad Bagiawan.
Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin juga mendoakan agar Syekh Abdusshamad Sirajul Huda atau Datu Sanggul senantiasa ditempatkan di sisi Allah SWT bersama para kekasih-Nya.
“Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya untuk almarhum Datu Sanggul, serta melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi kita semua yang memperingati perjuangan beliau semasa hidup,” tutupnya. (adpim)
Editor Restu







