Hukum Dipertanyakan
Meski Fijar telah menerima putusan dan menyatakan, “Terima, Yang Mulia,” banyak pihak menilai hukuman itu tidak mencerminkan keadilan, mengingat pelaku adalah seorang aparat penegak hukum yang seharusnya memberi perlindungan.
Netizen Geram: “Kalau Polisi, Hukum Jadi Mainan?”
Reaksi warganet di media sosial penuh kemarahan dan sindiran tajam:
“Kalau warga sipil bisa dihukum berat. Tapi ini? Cuma 5 bulan!”
“Polisi mengayomi polisi, bukan rakyat.”
“Presiden udah naikin gaji aparat, tapi mentalnya masih rusak.”
“Oknum kayak gini bikin kepercayaan publik ke polisi tinggal 0,1%.”
Banyak juga yang menandai akun-akun resmi kepolisian dan mendesak pemecatan Fijar dari institusi Polri, serta mengharapkan langkah tegas dari Kapolri agar kasus ini tidak menggerus kepercayaan publik yang sudah sangat rendah.
Kasus ini menambah daftar panjang oknum aparat penegak hukum yang mencoreng institusi lewat perbuatan kriminal. Vonis yang ringan pun memicu kekhawatiran bahwa hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas.(Wartabanjar.com/kompas/instagram.com/_thinksmart.id/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







