WARTABANJAR.COM — Dunia maya gempar setelah kepolisian Inggris merilis rekaman bodycam yang memperlihatkan pengejaran dramatis terhadap Marcus Arduini Monzo (37), pria bersenjata pedang yang melakukan serangan brutal di London pada April 2024 lalu. Aksinya menewaskan remaja 14 tahun dan melukai empat orang lainnya, termasuk dua polisi. Insiden mengerikan ini terjadi di kawasan Hainault, London Timur, saat pelaku tiba-tiba menabrakkan van ke pejalan kaki, lalu melompat keluar sambil menghunus pedang panjang yang disebut-sebut sebagai katana dan menyerang siapa pun yang ditemuinya. Salah satu korban, Daniel Anjorin, seorang pelajar yang hendak berangkat sekolah, menjadi korban jiwa dalam serangan sadis tersebut. Polisi Kejar Pelaku Bak Aksi Film Rekaman bodycam menunjukkan petugas mengejar Monzo yang berlari dari satu jalan ke jalan lain sambil membawa senjata tajam. Constable Yasmin Mechem-Whitfield mengalami luka parah di kepala akibat diserang, termasuk retak tengkorak dan kerusakan saraf. BACA JUGA:Pohon Tumbang Timpa Mobil di Banjarbaru! Jalan Sempat Lumpuh, Tim Damkar Bergerak Cepat Evakuasi Dengan sigap, polisi menggunakan semprotan PAVA dan Taser untuk melumpuhkan Monzo di tengah kekacauan, sebelum akhirnya ia ditangkap hidup-hidup. Dibutakan Psikosis Akibat Ganja dan Ayahuasca Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Monzo berada dalam kondisi psikosis berat, yang dipicu konsumsi ganja dan zat halusinogen ayahuasca. Meski demikian, pengadilan menolak dalih gangguan jiwa sebagai pembelaan. “Kondisi psikosis itu disebabkan oleh keputusan dan perbuatannya sendiri. Oleh karena itu, ia tetap bertanggung jawab penuh,” tegas hakim dalam persidangan. Putusan Cepat dan Tegas: Monzo Dihukum atas Berbagai Kejahatan Pada 25 Juni 2025, Monzo dinyatakan bersalah atas: Pembunuhan terhadap Daniel Anjorin 3 percobaan pembunuhan Penganiayaan berat Pembobolan rumah Kepemilikan senjata tajam Polisi menyebut Monzo "berada dalam dunia khayalan seperti video game" selama aksi brutalnya. Ia bahkan dilaporkan menyiksa kucing peliharaannya sebelum melakukan serangan. Netizen Marah Video dan pemberitaan ini langsung viral, mengundang reaksi keras dari netizen. Banyak yang mengecam tindakan pelaku, meragukan alasan psikosis karena ganja, hingga menyentil standar ganda media internasional. Komentar netizen: “GTA udah bintang 5 banyak polisi 😂” “Gamungkin karena ganja aja sih…” “Bukan samurai min, itu katana. Samurai itu orangnya 😅” “Bro pikir dirinya Miyamoto Musashi atau Ryoma Sakamoto 😂” “Kalau pelakunya muslim, udah auto jadi headline teroris seluruh dunia!” Kasus Monzo jadi pengingat bahwa narkotika, meski dianggap ‘ringan’ seperti ganja, bisa memicu kehancuran jika disalahgunakan. Banyak negara kini meninjau ulang kebijakan terkait ganja karena potensi efek psikologis jangka panjang.(Wartabanjar.com/theguardian.com/thetimes.co.uk/news.met.police.uk/berbagai sumber) editor: nur muhammad