WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nama Marc Marquez identik dengan dominasi MotoGP. Tapi satu hal yang masih jadi “duri” dalam karier cemerlangnya adalah rekor buruk di Sirkuit Mugello, tempat digelarnya MotoGP Italia 2025 akhir pekan ini.
Sejak debut di kelas premier, Mugello belum pernah menjadi tempat bersahabat bagi Marquez. Kemenangan terakhirnya di sini terjadi pada tahun 2014, dan sejak itu cedera, kesalahan strategi, hingga nasib sial membuatnya selalu gagal naik podium.
Kini, bersama Gresini Ducati, Marquez datang dengan semangat baru. Motor yang kompetitif, performa yang konsisten, serta mentalitas “pejuang comeback” menjadikannya ancaman serius di lintasan yang dulu tak bersahabat.
“Saya tahu Mugello bukan trek favorit saya secara statistik. Tapi kali ini, saya datang bukan untuk angka saya datang untuk menang,” ujar Marquez, Kamis (19/6), dalam jumpa pers menjelang race weekend.
Tantangan Tetap Berat
Meski tampil baik dalam beberapa race terakhir, Marquez harus menghadapi dominasi Pecco Bagnaia, yang dua tahun berturut-turut menang di kandang sendiri. Ditambah lagi, Maverick Vinales, Jorge Martin, dan rookie Pedro Acosta juga menunjukkan performa tajam sejak FP1.








