TRAGIS! Balita 1 Tahun di Bima Kehilangan Tangan Usai Diinfus, Diduga Korban Malapraktik Puskesmas
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BIMA – Sebuah video viral di media sosial mengungkap kisah memilukan yang dialami seorang balita bernama Arumi Aghnia Azkayra, usia 1 tahun 4 bulan, asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Arumi harus kehilangan tangan kanannya akibat infeksi parah yang diduga kuat terjadi karena malapraktik tenaga kesehatan di Puskesmas Bolo.
Infeksi bermula dari pemasangan infus. Bukannya membaik, tangan kanan Arumi justru membengkak, menghitam, dan akhirnya harus diamputasi demi menyelamatkan nyawanya.
BACA JUGA:VIRAL! Pengantin Wanita Pingsan Lihat Dekorasi Jelek, Wedding Organizer Langsung Kunci Kolom Komentar
Dugaan Malapraktik, Netizen Marah dan Menuntut Keadilan
Video kondisi Arumi pasca-amputasi beredar luas di Instagram dan Facebook. Warganet pun bereaksi keras, mulai dari simpati hingga desakan agar kasus ini ditindak secara hukum.
Berikut sejumlah komentar netizen yang viral:
“Ya Allah… tangan adeknya udah busuk, fotonya seliweran di FB 😢 Semoga ada keadilan!”
“Harus dituntut seadil-adilnya, jangan kasih ampun!”
“Saya sebagai seorang ayah, hancur lihat ini. Tegas dong, jangan sampai ada korban berikutnya!”
“Infus itu jangan kelamaan di satu tempat. Ini kecerobohan!”
“Miris banget… kasian si kecil 😭”
Kronologi Singkat
Arumi dirawat di Puskesmas Bolo dan dipasangi infus
Tangan kanan bengkak dan berubah warna kehitaman
Orang tua panik dan membawa Arumi ke RSUD, namun infeksi sudah menyebar
Tindakan amputasi diambil sebagai pilihan terakhir
Desakan Investigasi dan Tanggung Jawab
Kasus ini menjadi sorotan luas, tak hanya soal dugaan malapraktik, tapi juga kualitas pengawasan pelayanan kesehatan di puskesmas daerah. Publik menuntut agar Dinas Kesehatan NTB dan pihak berwenang mengusut tuntas dan memberikan keadilan bagi korban.(Wartabanjar.com/pst0re/lp6/berbagai sumber)
editor: nur muhammad