Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, melalui Kasi Keselamatan, Pengendalian Operasional Herry Ariyanto, menjelaskan program angkutan gratis ini adalah bagian dari inisiatif pemerintah daerah untuk melayani kebutuhan transportasi bagi santri dan pelajar.
“Santriwati dari Pondok Pesantren Darussalam akan diantar langsung ke ponpes, dan pada saat pulang mereka akan dijemput di halte di sekitar ponpes,”imbuh Herry.
Dia juga menyebutkan angkutan gratis ini sebelumnya telah lebih dahulu diterapkan untuk sekolah-sekolah umum. Namun, kali ini, Pemkab Banjar memberikan perhatian khusus kepada santriwati, yang selama ini belum terjangkau.
Menurutnya, program angkutan gratis ini sudah dilaksanakan dengan dua trayek, yaitu Martapura-Cindai Alus dan Martapura-Karang Intan.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak Pondok Pesantren Darussalam memang telah mengajukan permintaan untuk mendapatkan perhatian pemerintah daerah terkait kebutuhan transportasi para santri.
“Alhamdulillah kami bisa memenuhinya karena memang ada program angkutan gratis dari pemerintah daerah,”imbuhnya.
Saat ini, Dinas Perhubungan menurunkan empat unit angkutan untuk melayani santriwati. Ia juga menambahkan bahwa jika diperlukan, jumlah unit angkutan bisa ditambah untuk mengakomodasi kebutuhan lebih lanjut.
Penambahan jalur angkutan gratis ini disertai dengan prosesi syukuran dan tapung tawar dipimpin Muhammad Gozali. Prosesi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya program angkutan gratis yang dapat meringankan beban para santriwati.
Dengan adanya layanan angkutan gratis ini, diharapkan santriwati di Pondok Pesantren Darussalam dapat lebih nyaman dalam menjalani kegiatan belajar dan mengaji tanpa perlu khawatir akan kesulitan transportasi. (MC Banjar)
Editor Restu







