Adapun perjalanan menuju pos lima ini didominasi oleh tanjakan, di sekeliling perjalanan di pos lima ini anda akandi perlihatkan banyak bebatuan di setiap tanjakannya.
Beda seperti di pos satu, dua, dan tiga, tanjakannya itu hanya tanah bukan bebatuan, dan seiring jauhnya perjalanan apalagi sudah hamper di puncak semua tanjakan di dominasi oleh bebatuan.
Untuk namanya sendiri, kata warga setempat batu kingkong tidak memiliki sejarah penamaan dan cerita di balik itu asal muasal batu itu pun sama sekali tidak ada.
“Batu kingkong itu namanya di juluki oleh para pendaki, nama tersebut murni di berikan karena batunya yang sangat mirip sekali dengan bentuk kingkong, jika berbica asal muasal tentang tersebut kami pun sama sekali tidak tahu,” Ujar Kakek Wardi pemilik warung di pos tiga gunung hauk.(alfi)
Editor Restu







