WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut sejak 2013. Capaian ini menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Ruang Utama Kantor DPRD, Selasa (10/6/2025), dengan agenda pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD Tahun Anggaran 2024.
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, sementara Bupati Andi Rudi Latif diwakili oleh Penjabat Sementara (Pjs) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wisnu Wardhana.
Dalam pemaparannya, Wisnu mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan daerah Tahun 2024 mencapai Rp5,31 triliun, melampaui target sebesar Rp4,77 triliun. Di sisi lain, belanja daerah mencapai Rp5,96 triliun, dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp837,5 miliar. Ia juga menyebut seluruh pembiayaan daerah terealisasi 100 persen.
BACA JUGA:Satlantas Polres Banjarbaru Giatkan Razia ODOL
“Pencapaian WTP ini merupakan hasil sinergi antara Pemkab, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat. Meski begitu, kami menyadari masih ada catatan dari BPK, terutama terkait sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Wisnu.
Ia menegaskan komitmen Pemkab untuk terus memperbaiki tata kelola dan mendorong percepatan pembangunan demi mewujudkan Tanah Bumbu yang mandiri, maju, dan sejahtera.







