WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, berhasil menumbangkan unggulan pertama asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani, dan menyusul senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, ke babak semifinal. Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/6), Sabar/Reza menang dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 21-19, 9-21, 21-19. Kemenangan ini sekaligus memperbaiki catatan pertemuan mereka menjadi 2-1 atas pasangan Malaysia tersebut, setelah sebelumnya menang di China Masters 2024. Jalannya pertandingan berlangsung penuh drama: Pada gim pertama, Sabar/Reza tampil agresif sejak awal. Meski sempat imbang 5-5, mereka mencetak lima poin beruntun dan memimpin 11-7 saat interval. Tekanan dari lawan sempat meningkat di paruh akhir, namun pasangan Indonesia tetap mampu mengamankan gim dengan skor 21-19. Sayangnya, dominasi itu tidak berlanjut di gim kedua. Goh/Nur tampil lebih solid dan menekan melalui permainan cepat, membuat Sabar/Reza kehilangan momentum dan kalah telak 9-21. Gim penentuan menjadi panggung ketegangan luar biasa. Sabar/Reza sempat unggul 5-0, namun lawan bangkit dan membalikkan keadaan hingga unggul 11-9 saat interval. Skor terus ketat hingga 19-19, sebelum akhirnya reli panjang berujung pada kesalahan pasangan Malaysia, yang memastikan kemenangan dramatis untuk Sabar/Reza. Pencapaian ini menjadi penampilan terbaik mereka di level Super 1000, sekaligus memberi angin segar bagi tuan rumah yang tengah memburu gelar dari sektor ganda putra. Di babak semifinal, Sabar/Reza akan menghadapi tantangan berat lainnya, yakni sesama wakil Malaysia Man Wei Chong/Tee Kai Wun, yang sebelumnya secara mengejutkan menyingkirkan pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-19, 21-16. Sementara itu, Fajar/Rian juga sukses melangkah ke empat besar usai menyingkirkan pasangan muda China Huang Di/Liu Yang dalam dua gim ketat, 21-19, 23-21, dalam laga berdurasi 52 menit. Dengan dua wakil ganda putra di babak semifinal, harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di kandang sendiri masih sangat terbuka. (andi)   Editor: andi akbar