70 CPNS Baru Ikuti Orientasi Kementerian PPPA, Didorong Jadi ASN Berintegritas dan Inklusif

Sebagai kementerian yang menangani isu krusial terkait kesetaraan gender dan perlindungan anak, Kemen PPPA memiliki tanggung jawab besar menciptakan ruang aman dan inklusif. Titi mengajak ASN muda, khususnya dari generasi Z, untuk menggunakan idealisme dan semangat mereka dalam membentuk lingkungan kerja yang terbuka terhadap perbedaan dan bebas dari kekerasan, diskriminasi, maupun pelecehan. “Jadikan tempat kerja kita sebagai ruang yang adil dan mendorong kolaborasi lintas latar belakang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Titi berharap Kemen PPPA bisa menjadi rumah kedua bagi para CPNS. Ia menekankan bahwa pekerjaan di kementerian ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari kontribusi besar untuk membangun bangsa. “Di sinilah kalian akan terlibat langsung menyusun kebijakan dan mendampingi masyarakat demi perempuan yang lebih berdaya dan anak-anak yang terlindungi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro SDM dan Organisasi Kemen PPPA, Dian Rahmawati, mengungkapkan bahwa dari 74 formasi CPNS yang dibuka, 70 formasi berhasil terisi. Sisanya belum terisi, termasuk pada posisi analis anggaran dan formasi disabilitas. Proses seleksi CPNS 2024 di kementerian ini tergolong kompetitif dengan total pendaftar mencapai 3.725 orang. Fakta ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk menjadi bagian dari lembaga yang fokus pada isu gender dan perlindungan anak.

Orientasi CPNS Kemen PPPA dijadwalkan berlangsung dari tanggal 2 hingga 16 Juni 2025. Dalam rentang waktu ini, peserta akan dibekali materi terkait organisasi, budaya kerja, nilai-nilai ASN, serta pemahaman isu strategis nasional. Diharapkan, program ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan birokrasi, tetapi juga mampu menanamkan semangat kerja kolaboratif dan progresif, sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045.