PENAMPAKAN Dewi Astutik! Diduga Otak Penyelundupan Sabu Rp5 Triliun, Netizen: “Ngumpet Atau Diumpetin?”

WARTABANJAR.COM – Nama Dewi Astutik, warga Desa Balong, Ponorogo, mendadak viral setelah diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan narkoba internasional dengan barang bukti mencengangkan: 2 ton sabu senilai Rp5 triliun!

Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Happy Reza Dipayuda, mengungkapkan bahwa Dewi mengaku sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) guna menyamarkan aktivitas kriminalnya. Lebih mengejutkan lagi, Dewi disebut-sebut sebagai otak di balik sindikat narkoba kelas kakap jaringan Fredy Pratama, salah satu buron narkoba paling dicari di Asia Tenggara.

BACA JUGA:Kecelakaan Beruntun di Sidomulyo Banjarbaru, Sejumlah Motor Ringsek dan Korban Dievakuasi ke RS Idaman

Dari keterangan Kepala Dusun Dukuh Sumber Agung, Gunawan, Dewi diketahui bekerja di Kamboja. Ia mengaku prihatin dengan kabar warganya yang kini menjadi buronan dalam kasus narkoba internasional.

Kabar ini memicu kehebohan di media sosial. Para netizen pun memberikan beragam komentar tajam dan sarkastik:

“Yakin polisi gak bisa nangkep? Sehebat itu dia? Atau ada oknum yang melindungi?”

“Ngumpet? Atau diumpetin?”

“Nangkap orang berduit lebih sulit dari nangkap belut di parit.”