WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Final Liga Champions di Allianz Arena, Munich, bukan hanya soal kemenangan besar PSG atas Inter Milan, tapi juga jadi bukti bahwa sebuah tim bisa lebih tajam dan bervariasi justru tanpa sosok bintang utama, Hal ini disampaikan oleh Pengamat Sepakbola Bung Rizma kepada Wartabanjar di Jakarta, Minggu.

PSG sendiri tidak memberi ruang bagi Inter untuk bernapas. Bagi PSG, tidak boleh ada drama, tidak ada peluang bangkit, hanya dominasi sepihak.