SADIS! Santri dari Tabalong Disekap, Disetrum, dan Dipukuli di Ponpes Gus Miftah: 13 Jadi Tersangka!

“Korban disekap dan diikat di salah satu ruangan. Ia kemudian dipukul menggunakan selang dan disetrum dengan akumulator,” ungkap Heru.

Setelah insiden tersebut, uang Rp700 ribu yang dipermasalahkan telah diganti oleh adik korban. Namun, luka fisik dan trauma yang diderita Kharisma tak semudah itu sembuh.

Korban Dibawa Pulang karena Tak Kunjung Sembuh

Korban sempat dirawat di RS Bhayangkara Yogyakarta dan selanjutnya dibawa ke Solo untuk pengobatan lanjutan. Karena kondisi kesehatan tidak kunjung membaik, keluarga akhirnya membawa korban pulang ke Tabalong, Kalimantan Selatan.

“Korban alami luka di kepala dan tangan. Barang bukti selang dan alat setrum sudah diamankan polisi,” terang Heru.

Kasus ini menyita perhatian luas karena melibatkan lembaga pendidikan keagamaan yang seharusnya menjadi tempat aman dan mendidik.(Wartabanjar.com/infotabalong/berbagai sumber)

editor: nur muhammad