“Surga tempatmu, dek. Dunia ini terlalu kejam untuk anak sebaik kamu.”
“Kok bisa anak-anak sekejam ini? Apa guru dan lingkungan tidak peka?”
“Saya jadi takut menyekolahkan anak. Lingkungan sekolah sekarang makin mengerikan.”
Tragedi ini memicu perdebatan soal efektivitas perlindungan anak, serta desakan agar para pelaku tetap mendapat konsekuensi hukum yang adil meskipun masih di bawah umur.
Netizen juga menyoroti pentingnya peran sekolah, guru, dan orang tua dalam membentuk lingkungan yang aman dan penuh toleransi bagi seluruh siswa.
“Satu nyawa hilang, trauma keluarga korban seumur hidup. Jika dibiarkan, akan ada korban-korban berikutnya,” tulis seorang warganet.(Wartabanjar.com/mood.jakarta/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







