Ukur Arus Bocor, PLN Tingkatkan Keandalan Sistem Penangkal Petir di GI Cempaka Banjarbaru

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dan mewujudkan keadilan sosial melalui keandalan pasokan listrik, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru melakukan pengukuran arus bocor (leakage current) pada sistem penangkal petir di Gardu Induk (GI) Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (8/5/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode Leakage Current Monitor (LCM) sebagai bagian dari inspeksi preventif rutin untuk memastikan kinerja Lightning Arrester (LA) tetap optimal dalam melindungi peralatan dari sambaran petir.

Pengukuran dilakukan secara menyeluruh pada seluruh bay trafo dan bay line di GI Cempaka.

Hasilnya menunjukkan seluruh LA masih berada dalam batas arus bocor normal dan aman, sesuai dengan standar teknis PLN maupun pabrikan.

Manager Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Banjar, Hanif Arifiansyah melalui siaran pers PLN, JUmat (30/5/2025), mengatakan bahwa arus bocor yang meningkat signifikan dapat menjadi tanda awal degradasi isolasi di dalam LA.

“Jika tidak segera ditindaklanjuti, ini dapat menyebabkan kegagalan fungsi proteksi dan berpotensi merusak peralatan lainnya,” ujarnya.

Hanif juga menambahkan bahwa data hasil pengukuran akan menjadi bagian dari basis data pemeliharaan jangka panjang.

“Kami menggunakan data ini untuk memantau tren kondisi LA. Jika terlihat adanya peningkatan arus bocor secara progresif, akan segera kami evaluasi dan lakukan tindakan perbaikan atau penggantian,” jelasnya.

Baca Juga :   Harga Cabai dan Ayam Ras Naik di Pasar HST, Disdag Lakukan Pemantauan Intensif

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca