WARTABANJAR.COM, BUOL – Sebuah video perundungan brutal terhadap seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menggemparkan media sosial. Kejadian memilukan ini terjadi pada Rabu (28/5/2025) dan viral usai diunggah di akun Instagram @sekitar.palu. Dalam video tersebut terlihat seorang pelajar memasukkan korban ke semak-semak di pinggir jalan, lalu memukul dan menginjak kepala korban hingga tak berdaya. Aksi kekerasan itu direkam oleh rekan pelaku yang diduga ikut membiarkan kejadian berlangsung. Rekaman layar video itu awalnya dibagikan oleh akun Facebook bernama ‘Ipann Biongo’ dan kemudian diunggah ulang oleh Rakhsay Zs Korompot, yang mengaku sebagai orang tua korban. Dalam keterangannya, Rakhsay menegaskan tidak akan menerima jalan damai karena merasa sangat sakit hati atas perlakuan keji terhadap anaknya. BACA JUGA:Modus Pesan Nasi 300 Porsi, Perempuan Ini Curi Dompet Pedagang di Banjarmasin “Tidak ada damai. Hati saya sebagai orang tua hancur melihat anak saya diperlakukan seperti binatang,” tulisnya dalam unggahan tersebut. Netizen Geram, Serukan Hukuman Setimpal Video tersebut memicu kemarahan publik. Netizen ramai-ramai mengecam tindakan pelaku dan meminta pihak berwenang menindak tegas tanpa kompromi. Komentar netizen membanjiri unggahan: “Cari pelaku. Adili! Jangan ada kata damai. Mau jagoan kok nyiksa anak orang!” “Tolong dong, kasus seperti ini segera dibenahi di seluruh Indonesia agar wajah pendidikan kita tidak penuh luka.” “Banyak anak malas sekolah bukan karena bodoh, tapi karena trauma dibully.” “Titip pesan ke saudaranya anak itu… balas dengan perlakuan yang sama!” “Bawa ke Kamboja aja ndak sih?” Pihak Sekolah dan Polisi Didesak Bertindak Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun kepolisian setempat terkait penanganan kasus ini. Publik berharap agar kejadian ini tidak berhenti hanya sebagai viral semata, tetapi menjadi titik balik untuk penegakan aturan dan perlindungan anak di lingkungan sekolah.(Wartabanjar.com/sekitar.palu/berbagai sumber) editor: nur muhammad