WARTABANJAR.COM, SUMENEP – Dunia pendidikan kembali tercoreng akibat ulah tak terpuji seorang pria yang mengaku sebagai anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Aksi pria tersebut viral setelah terekam kamera tengah mengamuk dan menggebrak meja di ruang guru SDN Duko 1, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (26/5/2025) pagi.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @mood.jakarta dan juga beredar luas di media sosial seperti grup percakapan, pria bernama Muhlis—yang mengaku sebagai anggota LSM Bidik—datang ke sekolah dan mempertanyakan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disebut mencapai belasan juta rupiah. Ia menuding dana tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya.
BACA JUGA:
Namun alih-alih berdiskusi secara etis, Muhlis justru memicu keributan dengan nada tinggi dan tindakan agresif, termasuk menggebrak meja di hadapan para guru. Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Menantang Guru hingga Disoraki Anak SD
Tak hanya menggebrak meja, Muhlis juga menantang para guru untuk memukul dirinya. Ia berulang kali berkata, “Ayo pukul saya, pukul, pukul,” sembari mencoba memegang tangan guru dan memancing emosi.
Situasi pun memanas. Pihak sekolah berusaha mendorong Muhlis keluar dari ruang guru, namun ia bersikeras bertahan. Kericuhan tersebut sempat disaksikan sejumlah siswa yang merasa takut dan cemas melihat kekacauan di lingkungan sekolah mereka.






