Fowler bahkan menghubungi sejumlah orang yang tercantum di dalam file. Beberapa mengonfirmasi bahwa data dan password yang ada memang benar milik mereka. Ini menegaskan bahwa data tersebut asli dan valid, bukan hoaks atau data palsu.
Risiko Besar: Jangan Anggap Remeh!
Menurut laporan yang dikutip dari ZDNet, para korban kebocoran berisiko tinggi mengalami:
Pembajakan akun
Serangan ransomware
Phishing (penipuan via email/link palsu)
Rekayasa sosial
Kehilangan akses ke akun penting
Langkah Pencegahan: Segera Lakukan Ini!
Jika kamu memiliki akun di platform-platform tersebut, segera lakukan langkah-langkah berikut:
Ganti password semua akun penting sekarang juga.
Gunakan password yang kuat dan berbeda di setiap platform.
Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA).
Pantau aktivitas login mencurigakan di akunmu.
Jangan sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas.
Ingat: Dunia digital tak pernah benar-benar aman. Lindungi dirimu dengan langkah pencegahan sederhana sebelum segalanya terlambat. Jangan sampai jadi korban berikutnya!(Wartabanjar.com/kompascom/detik/terkinidotid/berbagai sumber)
editor: nur muhammad

