WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Aksi premanisme menggegerkan warga Dusun Baliangin Bawah, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar. Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pria membawa senjata tajam dan mengamuk di permukiman warga viral di media sosial, memicu keresahan publik.
Dalam video yang beredar melalui akun Instagram @banjarbaru24jam dan @peristiwabanua, tampak beberapa orang yang diduga preman membawa parang sambil meneriakkan ancaman dan membuat warga ketakutan. Aksi tersebut diduga berkaitan dengan konflik aktivitas tambang batu bara yang dilaporkan warga karena limbahnya merusak lahan pertanian, khususnya tanaman padi di sawah mereka.
Merespons cepat situasi ini, Polsek Pengaron, Polres Banjar segera mengambil langkah tegas dengan menggelar mediasi dan klarifikasi terhadap pelaku yang terekam dalam video viral tersebut.
Dalam pertemuan mediasi yang difasilitasi aparat kepolisian, salah satu terduga pelaku bernama Janit menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat, didampingi oleh anggota Polsek Pengaron dan tokoh masyarakat setempat.
“Saya Janit, bersama tim satgas, dengan ini menyampaikan permohonan maaf kepada warga Dusun Baliangin Bawah dan Desa Mangkauk atas kejadian dan keributan kemarin,” ujar Janit.







