Selain mengenang tragedi, diskusi ini juga menjadi ruang penyerapan aspirasi dari kalangan pemuda. Di antara aspirasi yang mengemuka adalah usulan pembangunan monumen peringatan tragedi Jumat Kelabu serta pemugaran makam para korban.
“Berbagai masukan tersebut akan kami catat dan pelajari lebih lanjut, termasuk menelusuri instansi atau lembaga yang memiliki kewenangan untuk merealisasikannya,” tambah Ketua DPRD Banjarbaru tersebut.
Gusti Rizky juga menanggapi usulan mengenai pendirian museum Hak Asasi Manusia (HAM) yang disampaikan oleh salah satu peserta. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari perhatian DPRD dalam upaya edukasi sejarah dan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami menyambut baik gagasan pendirian museum HAM maupun museum yang mengangkat sejarah pendirian Kota Banjarbaru, sebagai sarana pembelajaran bagi generasi muda agar mereka memahami asal-usul serta dinamika kota yang mereka huni saat ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Bincang Insan Cita (Diskusi Refleksi Jumat Kelabu) merupakan kegiatan diskusi yang digagas HMI Cabang Banjarbaru. Dalam diskusi ini turut dihadiri Wakapolres Banjarbaru, Kompol Letjon Simanjorang. (IKhsan)
Editor Restu







