Sebelumnya, pada tahun 2015, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-94 telah dilakukan di Desa Panaan untuk memperbaiki dan mengeraskan jalan sepanjang 10,7 kilometer. Namun, hingga kini, perbaikan tersebut belum mampu mengatasi kerusakan yang terjadi akibat faktor alam dan penggunaan jalan yang intensif.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Desa Panaan. Perbaikan jalan ini sangat penting untuk mendukung aktivitas pendidikan dan ekonomi warga setempat.
Kondisi jalan yang rusak parah di Desa Panaan menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap infrastruktur di daerah terpencil. Tanpa akses jalan yang memadai, upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat akan terhambat.(Wartabanjar.com/kalimantansmart/ant/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







