WARTABANJAR.COM, FENGYANG – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Tiongkok ketika atap Menara Genderang Mingzhongdu di Fengyang, Provinsi Anhui, runtuh pada Senin (19/5/2025) sekitar pukul 18.30 waktu setempat. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan ratusan genteng jatuh dari ketinggian, memicu kepanikan di antara para wisatawan yang berada di lokasi. Menara yang dibangun pada tahun 1375 pada masa Dinasti Ming ini merupakan salah satu menara genderang terbesar di Tiongkok dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, dengan lebih dari 500.000 pengunjung setiap tahunnya. BACA JUGA:GEGER! BNN Gagalkan Penyelundupan Hampir 2 Ton Sabu dari Kapal di Batam Bagian yang runtuh adalah paviliun kayu yang dibangun kembali pada tahun 1995, menggantikan struktur asli yang hancur akibat kebakaran pada tahun 1853. Menara ini baru saja selesai direnovasi pada Maret 2024 dengan biaya sekitar 3,41 juta yuan (sekitar Rp7,5 miliar). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kejadian tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai kualitas restorasi dan pengawasan terhadap situs bersejarah. Pihak berwenang setempat telah memulai investigasi dan memanggil perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek renovasi untuk dimintai pertanggungjawaban. Menara Genderang Mingzhongdu kini ditutup sementara untuk umum hingga investigasi selesai dan langkah-langkah perbaikan diambil.(Wartabanjar.com/militarynewsinternational/The Washington Post) editor: nur muhammad