“Melalui dongeng, anak-anak belajar memahami makna kebaikan dengan cara yang menyenangkan. Ini bagian dari upaya kami untuk menumbuhkan minat baca dan memperkuat karakter mereka,” ujar Yulia Ramadani.
Trialias Nurika Evi dari Kampung Dongeng Tanah Bumbu menjadi pendongeng utama dalam kegiatan ini.
Dengan gaya bercerita yang ekspresif dan menarik, Trialias berhasil menciptakan suasana ceria dan interaktif, membuat anak-anak larut dalam cerita penuh pesan moral.
Sekretaris Dispersip Tanbu, Muhammad Saleh, menambahkan bahwa pihaknya akan terus menggelar kegiatan serupa di berbagai PAUD dan TK lainnya, guna membentuk generasi yang literat dan berakhlak mulia.
Program ini mendapat apresiasi dari para guru dan orang tua siswa, yang berharap storytelling bisa menjadi agenda rutin, serta menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu. (Rel)
Editor Restu







