Tekun Sisihkan Penghasilan Berjualan Kembang Selama Puluhan Tahun, Jemaah Asal HSU Amnah Basrani Labih Berhasil Pergi Haji Tahun ini

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Amnah Basrani Labih, warga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil mewujudkan cita-citanya berhaji di usia 75 tahun.

Berangkat ke Tanah Suci didampingi anaknya lewat makanisme pendamping jemaah lansia, Amnah berhasil mewujudkan cita-cita yang telah ia idamkan sejak puluhan tahun silam, meski kini ia tak lagi muda.

Berprofesi sebagai penjual kembang sejak usia muda, Amnah Basrani yang mendaftar haji sejak 2011 membuktikan dengan niat dan usaha yang kuat agar impiannya berhaji bisa terwujud.

Meski dengan penghasilan yang terbatas, ia tetap menyisihkan sebagian kecil dari hasil jualannya untuk ditabung demi berhaji.

”Kadang seratus ribu, dua ratus ribu ditabung,” ungkapnya saat diwawancarai sebelum keberangkatan dari Embarkasi Banjarmasin pada Senin (19/05/2025).

Menekuni usaha berjualan kembang di Pasar Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Amnah Basrani berjualan dari pagi hingga sore.

Kadang juga menerima pesanan dari warga sekitar untuk berbagai keperluan seperti acara keagamaan, perkawinan, hingga ziarah kubur.

Usaha itu ia jalani dengan sabar dan konsisten selama puluhan tahun yang menjadi sumber utama penghasilan hariannya.

BACA JUGA: Aksi Nekat Pemuda di Tanah Bumbu Edarkan Uang Palsu Rp 19 Juta Lewat Top Up Digital

Amnah berharap bisa diberikan yang terbaik pada pelaksanaan haji tahun ini.

”Doakan kami dan kami doakan juga semoga selamat dan sehat,” harapnya, dikutip situs Kementerian Agama Kalsel, Rabu (21/5/2025).

Bergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Banjarmasin, Amnah diberangkatkan menuju Jeddah dan menjadi salah satu dari jemaah lansia yang menunjukkan bahwa usia dan keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang jika dibarengi dengan niat yang tulus dan usaha yang konsisten.

Kepada masyarakat yang juga memiliki impian untuk berhaji, Amnah berpesan agar tidak ragu untuk memulai.

“Yang penting niat kita kuat, kumpulkan duit, kadapapa (tidak apa-apa) sedikit-sedikit , insya Allah ada aja jalannya,” tutupnya. (yayu)

Editor: Yayu