Anggaran KONI HST Capai Rp 3,8 M, Ketua KONI : Siap Mundur Jika Gagal Masuk 10 Besar
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, HST – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Hulu Sungai Tengah (HST) periode 2025–2029, Yajid Fahmi As, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata di dunia olahraga Bumi Murakata.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KONI HST periode 2025–2029 yang digelar di Pendopo Bupati HST, Sabtu (17/5/2025).
Dalam sambutannya, Yajid menyoroti pentingnya tanggung jawab moral dalam mengelola dana hibah sebesar Rp 3,8 miliar yang telah digelontorkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST untuk mendukung kegiatan KONI.
Baca Juga
Seorang Pendulang Intan di Cempaka Meregang Nyawa Tertimbun Tanah Longsor
“Kita punya beban, ada anggaran yang diberikan pemerintah daerah kepada KONI HST sebesar 3,8 M. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kita. Bagaimana kita menjawab dengan 3,8 M yang diberikan oleh Pemkab HST dengan sebuah prestasi, bukan dengan tampilan yang hanya bisa ditonton sesaat tapi tidak menghasilkan apa-apa,” ujarnya.
Yajid juga menekankan kepada seluruh jajaran pengurus untuk menyatukan tekad dan niat dalam membangun prestasi olahraga HST.
“Yang tidak satu atau ada yang merubah niat, silakan konfirmasi dan silakan mengundurkan diri,” tegasnya.
Menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan di Tanah Laut pada Oktober mendatang, Yajid menargetkan KONI HST bisa masuk jajaran 10 besar.
“Saya yakinkan, kalau kita hanya berada di peringkat terakhir, saya siap mengundurkan diri. Buat apa kita menjadi peserta Porprov kalau ada di rangking terakhir? Tidak berangkat pun di ajang Porprov tetap kita menjadi di rangking terakhir. Jadi lebih baik dan lebih terhormat tidak berangkat Porprov daripada kita ikut Porprov tapi hasilnya rangking terakhir,” ungkapnya.
Ia juga melaporkan bahwa KONI HST saat ini membina 42 cabang olahraga. Dalam waktu empat bulan menjelang Porprov, pihaknya menyiapkan tiga langkah strategis: penguatan pelatihan selama 1,5 bulan, training center (TC), dan evaluasi melalui rekap akhir.
“Kami akan mengumpulkan seluruh cabang olahraga termasuk para atlet dalam rangka menyamakan persepsi untuk menyusun program kerja. Harapannya, mudah-mudahan ketika sinergitas antara KONI, pengurus cabang olahraga, dan atlet satu visi, kita bisa memiliki prestasi yang lebih dari pada sebelumnya,” jelasnya.
Terkait atlet, Yajid juga menyampaikan rencana menurunkan Dina Aulia di ajang Porprov, namun jika tidak memungkinkan, KONI HST sudah mempersiapkan regenerasinya.
“Kami meminta bimbingan dan masukan dari pemerintah daerah agar kami sebagai pemegang amanah bisa konsisten selama empat tahun ini, dan sinergitas ini terus terjaga,” pungkasnya. (Adew)
Editor Restu