“mba sabar mba π jempolnya ga kekontrol banget. Jeddah sama riyadh emang ga perlu pake hijab π ,” kata Kirana, membalas komentar netizen tersebut.
BACA JUGA: GEGER! Emak-emak di Pasuruan Pukul Kepala Begal Pakai Batu Dibungkus Jilbab Meski Kena Bacok
Netizen itu kemudian menjawab lagi bahwa kritiknya itu bukan tentang memakai hijab atau tidak ketika di Arab Saudi, tetapi lebih kepada menghormati budaya setempat, terlebih lagi sekarang sedang berlangsung musim haji.
“@kiranalarasati itβs not about wearing or not wearing hijab. It is about respecting the place you are currently in. You clearly didnβt get the point,” katanya.
“@olipelipio i am wearing moderately modest clothes which are acceptable where i am right now. Long sleeves shirt and long pants. What are you talking about? Lagian kasar banget bilang betina. Takut ih mulutnya. Di Jeddah banyak yg ga pake hijab mba, mba nya kenapa sih π,” sahut Kirana lagi.
Selain itu, di Insta Story-nya, ia menjelaskan bahwa walau sekarang di Arab Saudi sedang musim haji dan visa kunjungan telah ditutup sebulan sebelum musim haji dimulai, namun ia tetap bisa ke sana karena dibantu oleh pihak Arab Saudi untuk keperluan pekerjaannya.
“Ada 14 negara yang ditutup izin visanya sebulan sebelum musim haji dimulai, termasuk Indonesia dan Indonesia nggak termasuk di daftar negara yang bisa bikin e-visa juga. Jadi aku bisa berangkat dan dapat visa murni karena bantuan dari pihak Saudinya supaya aku bisa datang,” kata Kirana.
Ia juga mengatakan ke Arab Saudi dalam rangka urusan pekerjaan dan menghadiri undangan sebuah resort di Riyadh, dan kepergiannya ke negara tersebut bekerja sama dengan dua perusahaan rekan bisnisnya.Β (yayu)
Editor: Yayu







