WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN— SDN Basirih 10 kembali menjadi sorotan publik akibat kondisi lingkungannya yang memprihatinkan.
Halaman sekolah yang dulunya hanya tergenang air saat pasang kini nyaris tak layak dipijak, becek, berlumpur, dan dipenuhi rerumputan liar.
Sekolah ini sempat viral pada 2024 lalu setelah halamannya digenangi air pasang.
Sebagai solusi sementara, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin menimbun area tersebut dengan karung berisi pasir dan kerikil, namun upaya ini hanya bersifat sementara dan belum menyelesaikan akar persoalannya.
Wali Kota Banjarmasin, H. M Yamin, menanggapi serius kondisi tersebut.
Ia menilai perbaikan infrastruktur sekolah menjadi wajah dari keseriusan pemerintah kota dalam mendukung dunia pendidikan.
“Itu bukan hal yang bisa terus dibiarkan. Dunia pendidikan penting bagi kita semua. Saya akan melihat langsung kondisinya,” ujar Yamin.
Pihaknya akan membahas apakah sudah ada anggaran untuk perbaikan infrastrukturnya seperti jalan menuju sekolah maupun sekolahnya sendiri atau belum.
Yamin menekankan pentingnya pemerataan fasilitas pendidikan agar tidak terjadi ketimpangan, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran Kota Banjarmasin.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Disdik Banjarmasin, Ibnul Qayyim, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana perbaikan menyeluruh terhadap bangunan dan halaman sekolah.
“Beberapa bangunan, termasuk WC, kondisinya sudah rusak parah. Kami juga tengah menyusun desain halaman berbentuk panggung agar air bisa mengalir di bawah,” jelas Ibnul.







