Menghindari hal tak diinginkan, pengaturan khusus pun diterapkan mulai beberapa pekan lalu sejak kecelakaan itu terjadi.
Buka tutup lalu lintas di jembatan tersebut diberlakukan, hanya bisa dilewati satu jalur sehingga kendaraan bermotor dari dua arah harus bergantian melintas.
Perlambatan arus pengendara pun terjadi sehingga menyebabkan antrean panjang dan kemacetan.
Ketua RT 6 Desa Gunungraja, Rohimi, yang wilayahnya mencakup sebagian area Jembatan Besi 4 tersebut menuturkan sudah ada pihak berwenang yang menangani jalan nasional datang ke kampungnya.
“Mereka menyampaikan bahwa besi di bagian bawah jembatan mulai melengkung, dampak adanya truk yang pada bulan puasa lalu menabrak sisi samping jembatan. Untuk keamanan, maka lalu lintas di jembatan hanya satu arah. Jadi, diberlakukan buka tutup,” paparnya.
Beberapa unit drum bercat merah diletakkan di sisi lajur kiri (arah Banjarmasin) sehingga hanya menyediakan jarak untuk satu lajur mobil.
Dikatakannya, jembatan tersebut direncanakan akan diperbaiki (dibongkar) dan kemudian akan dibikin jembatan darurat selama pengerjaan kelak berlangsung. (yayu)
Editor: Yayu







