Gagal Bobol Toko di Desa Pematang, Dua Pencuri ini Nyaris Diamuk Warga Sebelum Diamankan Polisi
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PARINGIN– Upaya dua pria membobol sebuah toko di Desa Pematang, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Minggu (11/5/2025) dini hari, berakhir dengan penangkapan dramatis oleh warga.
Keduanya tertangkap basah saat hendak menjebol pintu toko menggunakan parang dan gunting.
Warga yang curiga sejak awal langsung mengepung dan mengamankan pelaku yang sempat bersembunyi di dalam mobil.
Suasana sempat memanas.
Amarah warga tak terbendung, bahkan kendaraan yang digunakan pelaku menjadi sasaran kemarahan hingga mengalami kerusakan.
Berkat kesigapan aparat desa dan warga lainnya, tindakan main hakim sendiri berhasil dicegah.
Kapolsek Awayan, Ipda Lulus Pribadi, membenarkan kejadian tersebut.
“Pelaku sudah diamankan di Polsek Awayan. Penangkapan dilakukan setelah warga menyerahkan keduanya dalam keadaan selamat, meski sempat nyaris diamuk massa,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan awal, paparnya, aksi di Desa Pematang ini merupakan bagian dari rangkaian pencurian yang sudah mereka lakukan.
Kedua pelaku tersebut kini tercatat telah empat kali beraksi, yaitu sebelumnya dua kali di Desa Pulantan dan satu kali di Kecamatan Batumandi.
“Yang terakhir ini mereka beraksi di Pematang, ketahuan warga, dan langsung ditangkap. Kami juga menyita barang bukti berupa satu unit mobil, parang, dan gunting yang mereka gunakan untuk membobol toko,” jelas Kapolsek.
Ia juga mengimbau masyarakat agar terus waspada dan memperkuat sistem keamanan lingkungan seperti Poskamling.
BACA JUGA: Bocoran Tarif BRT Banjarbakula Jelang Bertransformasi ke Skema BTS
Selain itu, ia mengapresiasi masyarakat yang bertindak cepat namun tetap menjaga situasi tetap kondusif.
Pihak kepolisian setempat kini masih mendalami keterlibatan kedua pelaku tersebut dalam kasus pencurian lainnya di wilayah Balangan.
Mereka kini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
"Terima kasih kepada warga Desa Pematang yang cepat tanggap namun tetap bisa menjaga ketertiban,” ujar Ipda Lulus Pribadi. (Alfi)
Editor: Yayu