Program ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Tim Penggerak Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin. Ia menilai bahwa posyandu kini telah berkembang jauh dari fungsinya yang dahulu hanya sekadar tempat timbang balita.
“Posyandu kini menjadi pusat interaksi sosial, edukasi warga, serta kolaborasi antar sektor untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Sebagai rangkaian kegiatan, dilakukan peresmian dan peninjauan Posyandu Jati 2 di Desa Pasar Jati. Posyandu ini dijadikan contoh pelaksanaan Layanan Kesejahteraan Desa (LKD) berbasis enam SPM pertama di Banjar.
Transformasi posyandu ini diharapkan mampu mempercepat akses masyarakat terhadap pelayanan dasar yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.(Wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad







