Ia menyatakan bahwa keberadaan dua perguruan tinggi di Tanah Laut menjadi harapan besar dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Dengan akses pendidikan tinggi yang tersedia di daerah, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi pergi jauh untuk melanjutkan pendidikan.
Tak hanya berhenti pada langkah-langkah darurat untuk menangani anak-anak yang tidak sekolah, Pemkab Tanah Laut juga tengah menyiapkan kebijakan jangka panjang berupa beasiswa pendidikan untuk jenjang SD dan SMP.
Bahkan, dalam waktu dekat, Peraturan Bupati terkait beasiswa untuk masyarakat akan segera disahkan sebagai bagian dari visi-misi “Satu Desa Satu Sarjana” yang diusung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut.
“Ini sangat mendukung sekali terhadap program-program pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Laut,” ujar Abdillah optimistis.
Dengan pendekatan menyeluruh, dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, dari bantuan beasiswa hingga pendataan anak tidak sekolah, Kabupaten Tanah Laut sedang menempuh jalur panjang menuju transformasi pendidikan yang lebih merata dan inklusif.
Walau begitu, sambungnya, pekerjaan rumah masih menanti, yakni mendorong kepedulian kolektif dan menembus batas sosial agar tak ada lagi anak yang kehilangan haknya untuk belajar.
BACA JUGA: Polres Balangan Tegaskan BBM di SPBU Haur Batu Aman, Warga Diimbau Tak Khawatir
Sementara itu, kegiatan ini juga dihadiri Ketua TP PKK Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, jajaran Tim Penggerak PKK, serta para pendidik dan anak-anak PAUD. (gazali)
Editor: Yayu







