Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa EFD justru tinggal di kos itu bersama pria lain yang juga menjadi korban, berinisial AA.
Berdasarkan keterangan salah satu saksi mata di lokasi, terduga pelaku pergi mengemudikan mobil abu-abu dan sempat berhenti di depan rumah tetangga korban.
Sebelum meninggalkan lokasi, terduga pelaku yang diduga suami korban (EFD) berpesan pada tetangga sekitar agar tidak ikut campur.
“Para tetangga diminta jangan ada yang keluar rumah dan jangan ikut campur karena menyangkut masalah keluarga,” kata warga berinisial IS yang merupakan tetangga sekitar TKP.
Menurut pengakuan warga, korban perempuan biasa naik sepeda motor Yamaha Mio. Sedangkan si pria pakai motor Honda CBR. Keduanya tidak dikenali warga karena jarang berkomunikasi.
“Mereka selalu pulang di atas jam 20.00 WIB, jadi tidak ada warga yang mengetahui detail apa hubungannya dan identitasnya,” sambung IS.
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi mengatakan pelaku pembunuhan di Perumahan Griya Anugerah, Kelurahan Mlajah, Bangkalan sudah diamankan petugas dan tengah dimintai keterangan. (Berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







