“Karena sudah dilantik, saya harapkan mereka mau mematuhi seluruh aturan ASN yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, mulai dari disiplin masuk kerja, cara berpakaian dan etika selaku seorang ASN,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel Dinansyah menuturkan, untuk pengadaan CASN formasi tahun 2024 Pemprov Kalsel membuka sebanyak 1.618 formasi, dengan rincian 125 formasi CPNS dan 1.493 formasi PPPK yang terbagi 1.000 formasi tenaga guru, 175 formasi tenaga kesehatan, dan 318 tenaga teknis.
“Dari formasi yang dibuka tersebut, yang lulus ASN (PNS dan PPPK) Formasi Tahun 2024 di Pemprov Kalsel sebanyak 1.234 orang. Adapun rinciannya yakni, 100 formasi CPNS ditambah 4 CPNS lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), kemudian 1.130 PPPK dengan rincian 733 formasi tenaga guru, 79 formasi tenaga kesehatan, dan 318 formasi tenaga teknis,” tuturnya.
Dinansyah pun berharap mereka yang mendapat SK dan dilantik hari ini bisa lebih fokus untuk meningkatkan pelayanan publik di Kalsel dan bekerja secara profesional.
Sementara itu, salah seorang PPPK penerima SK, Rini Dwi Masmuda mengaku senang dan bahagia atas pelantikan dan penyerahan SK hari ini.
“Alhamdulillah sekarang sudah mengemban tugas sebagai ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel. Kami pun do’akan teman-teman yang mengikuti seleksi PPPK tahap dua bisa mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan,” tukasnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







