Aksi tidak sportif itu berlangsung saat pertandingan babak perempat final di nomor tunggal putra. Pemain yang bersangkutan merupakan besutan PB Exist Badminton Club.
Dalam video yang beredar di TikTok, terlihat kecurangan dilakukan saat pemain hendak melakukan serve dan tiba-tiba meremas shuttlecock.
Cara tersebut dinilai merugikan pemain lawan karena efek jika cock diremas, laju shuttlecock menjadi lebih cepat.
Terbukti dari video ketika pemain lawan melakukan return serve dan mengangkat cock, lajunya lebih cepat hingga keluar lapangan.
Ketika cock keluar, tentu menguntungkan pemain besutan PB Exist yang akhirnya memenangkan pertandingan.
Gara-gara hal tersebut, video cuplikan pertandingan berbau kecurangan jadi ramai diperbincangkan.
Melansir Instagram resmi PB Exist, @existbadmintonclub_, menjelaskan bahwa pihak klub sudah memberikan teguran keras kepada atlet yang bersangkutan. (Erna Djedi)






