WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memastikan daging hewan kurban yang disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, aman, sehat, utuh dan halal (ASUH), untuk dikonsumsi masyarakat.

Kepastian tersebut diperoleh, setelah petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem, di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kepala Dinas Pertanian HST melalui Dokter Hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Bayu RM, mengatakan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim di lapangan, menunjukkan seluruh hewan kurban yang diperiksa dalam kondisi layak konsumsi.

Baca Juga: Patroli Hingga Fajar, Polresta Banjarmasin Cegah Gangguan Kamtibmas

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Kontrakan 10 Pintu di Kapar Tabalong, Kerugian Capai Rp500 Juta

“Alhamdulillah untuk hasil pemeriksaan kemarin layak konsumsi. Pemeriksaan dilakukan di beberapa wilayah seperti Kecamatan Batu Benawa, Labuan Amas Selatan, Pandawan, Birayang, Limpasu hingga Rumah Potong Hewan (RPH) milik pemerintah,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Bayu, pemeriksaan ante mortem dilakukan sebelum penyembelihan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban.

Pada tahap ini petugas memeriksa kondisi fisik, perilaku, serta memastikan tidak ada tanda-tanda penyakit yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, pemeriksaan post mortem dilakukan setelah proses penyembelihan dengan memeriksa organ dalam dan karkas hewan, guna memastikan daging yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi, dan tidak ditemukan kelainan yang mengindikasikan penyakit tertentu.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan pangan asal hewan selama pelaksanaan Idul Adha.

Selain memberikan rasa aman kepada masyarakat, pemeriksaan kesehatan hewan kurban juga bertujuan mencegah penyebaran penyakit hewan yang berpotensi menular, serta memastikan produk daging yang beredar memenuhi standar kesehatan.

“Dengan adanya pemeriksaan ini, masyarakat tidak perlu khawatir karena hewan kurban yang diperiksa petugas telah dinyatakan sehat, dan layak untuk dikonsumsi,” katanya.