Pampangan Tutup Sungai Martapura, Lalu Lintas Air Bawah Jembatan Antasari Terhambat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pada Minggu, 20 April 2025, tumpukan sampah atau pampangan kembali menutup aliran Sungai Martapura di bawah Jembatan Pangeran Antasari, Banjarmasin. Fenomena ini terekam dalam unggahan video di media sosial Instagram, yang memperlihatkan kondisi sungai yang dipenuhi oleh sampah kayu dan eceng gondok, sehingga menghambat lalu lintas air di kawasan tersebut.
Kondisi serupa pernah terjadi sebelumnya, di mana tumpukan sampah menutup hampir seluruh badan sungai Martapura di bawah Jembatan Pasar Lama. Penyebab utama dari peristiwa ini adalah curah hujan tinggi di daerah hulu, yang menyebabkan sampah-sampah terbawa arus ke Sungai Martapura. Selain itu, jebolnya perangkap ilung di wilayah perairan Sungai Gampa turut memperparah situasi, karena sampah-sampah dari daerah hulu dengan mudah masuk ke Sungai Martapura.
BACA JUGA:WASPADA! Banjarmasin dan Banjarbaru Bercuaca Ekstrem Hari Ini 21 April 2025, BMKG: Turun Hujan Petir
Untuk mengatasi masalah ini, pihak berwenang telah melakukan pembersihan secara manual dan dibantu dengan kapal harvester, guna memastikan agar badan sungai tidak tertutup dan transportasi sungai dapat berjalan lancar.
Situasi ini menyoroti perlunya penanganan serius terhadap pencemaran Sungai Martapura, termasuk pengendalian sampah dari hulu ke hilir dan pengawasan terhadap aktivitas industri di sepanjang sungai. Pemerintah telah mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan ini.(Wartabanjar.com/info_kejadian_banjarmasin)
editor: nur muhammad